Senin, 18 Mei 2009

vokalis koes plus bangga lagunya dibajak

Rasa-rasanya, tak ada satupun seniman yang ikhlas jika karyanya dibajak. Tapi, Yon Koeswoyo, vokalis Koes Plus, yang kini membentuk Koes Plus Pembaruan, justru mempersilakan masyarakat membajak lagu-lagu terbaru milik mereka.

"Silakan dibajak. Saya malah bangga," kata Yon usai manggung bersama Koes Plus Pembaruan usai memeriahkan kampanye Partai Demokrasi Pembaruan (PDP) di Lapangan Blok S, Jakarta Selatan, Jumat (3/4) kemarin.

Bersama Seno (drum), Danang (keyboard), dan Sony (bas), Yon baru-baru ini telah merampungkan enam buah lagu anyar mereka, yaitu Song of Porong (Nyanyian Porong), Bagimu Pejuang, Doa Si Embah, Akar Rumput, Orang-Orang Tikungan Jalan, dan Keroncong Gitar Kopong.

Lirik lagu-lagu tersebut dicipta oleh Harry Tjahyono, penulis beken yang dikenal sebagai penulis Si Doel Anak Sekolahan. Nah, lagu-lagu itulah yang dipersilakan Yon untuk dinikmati masyarakat Tanah Air. Harry pun mengamininya. Lagu Song of Porong, misalnya, diperuntukkan buat masyarakat Porong, yang jadi korban lumpur Lapindo, di Sidoardjo, Jawa Timur.

Lagu-lagu tersebut, ujar pria kelahiran Tuban, Jawa Timur, itu yang akan dibawakan oleh Koes Plus Pembaruan di hadapan masyarakat Porong, Sabtu ini (4/4).

Tak hanya di Porong, lagu-lagu itu juga akan disajikan di sejumlah kota lainnya. Belakangan, Yon, bersama Koes Plus Pembaruan, "dikontrak" untuk tampil menghibur massa kampanye partai pimpinan Ir H Laksamana Sukardi itu di enam kota.

Lelahkah Yon? Tentu tidak. Meski usianya sudah masuk kepala enam, Yon masih mampu tampil prima. Setidaknya, suaranya masih lantang meski telah menyanyikan sejumlah lagu lama milik Koes Plus, seperti Bujangan, Nusantara 1, Why do You Love Me, hingga Kelelawar di hadapan massa kampanye di Lapangan Blok S, Jakarta Selatan, Jumat (3/4)


kompas.com

0 komentar:


Free Blogger Templates by Isnaini Dot Com and Architecture. Powered by Blogger